Lelahku
bernada sendu mengiringi langkah terjal
Terhenti
pada suatu masa memandangnya
Ku toreh
bebatuan bertumpuk debu kelabu
Bersatu
menjadi kisah yang sarat makna tersirat
Kesemburatan
wajahku bersahutan dengan kemuraman
Berkerumun
tetesan air mata menyirami lahan tandus
Memaparkan
ketiadaan canda yang bergelut tawa
Hanya ada
hitam dalam kemelut cinta dalam jiwa
Lautan
kata-kata merdu berhenti bergumam
Berganti
kebisuan yang tersembunyi dilorong jerami
Nampak
bayangan nyata menggiurkan teriknya mata batin
Mencoba
menadah robekan-robekan syair kisah lalu
Yang
terkumpul, tertata dalam guratan takdir
Lantunan
masa pun mengubah kegetiran jiwa
Bersenandung
indah menyilaukan kehampaan
Tertuding
ku dalam gerakan arah keabadian
Mengayun
berlambai serasi melalui hadirnya
Dan
sesekali ku tercengang akan kuasaMU atas nikmatku
Writer : Inayah Kurnia Astuti

Tidak ada komentar:
Posting Komentar