Minggu, 05 Mei 2013

Ku usap mata dengan debu



Lelahku bernada sendu mengiringi langkah terjal
Terhenti pada suatu masa memandangnya
Ku toreh bebatuan bertumpuk debu kelabu
Dan Ku ukir asa semu dan angan-angan harapan
Bersatu menjadi kisah yang sarat makna tersirat

Kesemburatan wajahku bersahutan dengan kemuraman
Berkerumun tetesan air mata menyirami lahan tandus
Memaparkan ketiadaan canda yang bergelut tawa
Hanya ada hitam dalam kemelut cinta dalam jiwa
Tersadar ku telah jauh tersesat dalam jahannam

FOTO KURNIA AYA


Lautan kata-kata merdu berhenti bergumam
Berganti kebisuan yang tersembunyi dilorong jerami
Nampak bayangan nyata menggiurkan teriknya mata batin
Mencoba menadah robekan-robekan syair kisah lalu
Yang terkumpul, tertata dalam guratan takdir

Lantunan masa pun mengubah kegetiran jiwa
Bersenandung indah menyilaukan kehampaan
Tertuding ku dalam gerakan arah keabadian
Mengayun berlambai serasi melalui hadirnya
Dan sesekali ku tercengang akan kuasaMU atas nikmatku


Tidak ada komentar:

Posting Komentar